Dokumentasi Charity, Riya' Kah?
Kalian tahu Charity?
Charity merupakan sebuah aksi sosial yang memberi sesuatu secara sukarela kepada orang yang membutuhkan seperti pengemis, gelandangan, maupun disalurkan melalui lembaga sosial. Charity biasa dikenal oleh orang awam dengan sebutan amal. Bentuk Charity dapat bermacam-macam namun tetap dengan tujuan yang sama, yaitu memberi.
Baru-baru ini saya menjumpai postingan yang mendorong saya untuk menulis sesuatu tentang hal ini. Tak perlu saya tunjukkan postingan itu seperti apa dan nama akun nya. Sebut saja akun X yang merupakan akun gosip namun ketika membuka paid promote sebagian dari hasil paid promote itu digunakan untuk beramal kepada orang yang membutuhkan. Ohiya kalian tahu paid promote kan? itu loh semacam iklan berbayar, jadi akun tersebut mempromosikan online shop seseorang dengan imbalan sejumlah fee yang telah ditentukan. Postingan akun X tersebut tentang video ketika memberi makanan pada mereka yang membutuhkan. Dan kalian tahu sendiri bahwa dunia maya merupakan dunia tak terbatas yang semua orang dapat berkata apapun. Respon netizen tentang postingan akun X tersebut juga beragam. Ada yang mengapresiasi dan ada yang menghujat.
Menghujat?
Orang beramal kok dihujat sih?
Kalem.. yang dihujat bukanlah kegiatannya. Namun mengapa kegiatan amal tersebut di posting di sosial media segala. Kata mereka sih riya' guys..
Emang benar riya' ya?
Tidak.
Kok gak riya' sih?
Karena yang saya tahu, sebuah aksi sosial dalam bentuk apapun yang masyarakat terlibat didalamnya itu butuh suatu pertanggungjawaban. Masyarakat siapa yang saya maksud disini? apakah semua masyarakat? Tidak. Namun masyarakat yang menjadi donatur atau menghibahkan uangnya untuk aksi sosial tersebut.
Emang pertanggungjawaban itu perlu? kan harusnya ikhlas.
Loh jelas perlu dong. Kenapa? karena agar donatur tahu apakah uangnya memang benar disalurkan atau ternyata hanya tipu-tipu saja. Agar nantinya ketika akan melaksanakan aksi serupa tetap dapat dipercaya oleh donatur.
Jadi, buat kalian yang menjumpai kejadian seperti itu jangan langsung mengatakan bahwa itu riya'. Karena itu memang merupakan suatu pertanggungjawaban yang wajib dilakukan oleh pihak penyelenggara.
Komentar
Posting Komentar